APAKABAR NEWS – Adanya perusakan aset negara yang dilakukan PT Balina Agung Perkasa (BAP), salah satu vendor ekspedisi pengangkut air minum perusahaan Aqua berupa penutupan saluran Daerah Irigasi (DI) Cikereteg-Rancamaya, di Kampung Ranji, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, ternyata belum diketahui Bupati Bogor, Ade Yasin.
Padahal, penutupan saluran irigasi yang dilakukan pihak perusahaan swasta di wilayah selatan Kabupaten Bogor itu, sudah berjalan beberapa Minggu.
“Saluran irigasi mana ya yang ditutup,” kata Bupati Bogor saat dikonfirmasi usai melantik ribuan guru P3K di aula IPC Ciawi, Rabu 20 April 2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, Bupati Bogor akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk turun ke lokasi DI Cikereteg-Rancamaya yang ditutup pihak perusahaan tersebut.
“Nanti dinas terkait melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III yang akan meninjau ke lokasi saluran irigasi itu,” Kata Ade Yasin.
Informasi di lingkungan sekitar lokasi proyek perluasan pembangunan lahan parkir yang sudah merusak aset negara.
Perwakilan PT BAP mendatangi kantor UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III yang berlokasi disekitar pintu air Ciliwung, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Rabu siang 20 April 2022.
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
Halaman : 1 2 Selanjutnya







