Home / Nusantara

Jumat, 5 Februari 2021 - 10:31 WIB

Wamen LHK Dorong Finalisasi Penanganan Banjir dan Pemulihan Lingkungan Kalsel

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong. /Instagram.com/@alue_dohong.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong. /Instagram.com/@alue_dohong.

APAKABAR NEWS – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong sangat mengapresiasi dan menyambut baik kerangka rencana aksi integratif berbasis metode rapid assessment banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang telah disusun Pemerintah Provinsi Kalsel.

Wamen mendorong agar segera dilakukan finalisasi rencana tersebut supaya bisa direalisasikan dan dikerjakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir serupa kedepan.

“Dokumen rencana kajian ini harus difinalisasi dalam waktu yang tidak terlalu lama agar kita segera bisa kerja, kalau besok bisa selesai, bagus, agar nanti kita lapor ke Bu Menteri LHK untuk kemudian dilaporkan kepada Bapak Presiden” ujar Wamen Alue Dohong dalam keterangan resmi rapat daring dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Kalsel di Jakarta, Kamis 4 Februari 2021.

Baca Juga:  Warga Desa Ciderum Ancam akan Tutup Jalan, Jika Camat Tidak Berikan Solusi

Kerangka ini berisi rencana analisis berbagai faktor, baik faktor alam maupun faktor antropogenik penyebab banjir Kalsel.

Baca Juga:  Hitungan Cepat, Menantu Presiden Jokowi Unggul di Pilkada Medan

Kemudian hal ini akan diwujudkan menjadi rencana aksi strategis jangka pendek, menengah dan panjang yang meliputi tindakan vegetatif, tindakan sipil teknis, tindakan pemberdayaan masyarakat, serta tindakan kebijakan regulasi dan antisipasi, hingga mekanisme pelaksanan dan strategi pembiayaannya.

Selain menyetujui rencana tersebut, Wamen KLHK juga menyarankan tambahan beberapa hal yang harus menjadi pokok perhatian agar hasil kajian semakin lengkap dan komprehensif agar dapat segera dilaporkan kepada Presiden untuk segera diputuskan langkah terbaik selanjutnya. 

Baca Juga:  Soal Kabar Adanya Gempa dan Tsunami Besar di Jabar, BMKG Beri Penjelasan

BACA JUGA: Apakabarbogor.com, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar peristiwa di Kabupaten dan Kota Bogor, Jawa Barat, dan nasional.

Beberapa poin tambahan dari KLHK meliputi, pertama pada komponen faktor penyebab/akar masalah ditambahkan aspek pengelolaan sampah, komponen perkebunan dan pertambangan, serta strategi pemberdayaan masyarakat dalam bentuk aksi edukasi masyarakat dalam pengelolan sampah.

Share :

Baca Juga

Nusantara

6 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Manado, Sulawesi Utara

Nusantara

Masih SMP Sudah Ikut Pameran, Inilah Kisah Tomas Pratama yang Gemar Melukis Wajah Tokoh

Nusantara

Aniaya Dua Warga SN Ditangkap dan Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Banyumas

Nusantara

Wisatawan ke Jabar Wajib Rapid Antigen, Perayaan Tahun Baru Dilarang

Nusantara

Kasus Ibu Bunuh 3 Anak karena Himpitan Ekonomi, Jadi PR Besar bagi Pemerintah

Nusantara

Gunung Semeru Erupsi Kembali, Meluncurkan Guguran Awan Panas yang Amat Besar

Nusantara

700 Kios di Blok F Trade Center Segera Grand Opening Akhir Maret 2021

Nusantara

Ini, Pesan Wisudawati Universitas Pakuan Terbaik dengan IPK 4.0