Warga Perumahan Pantai Mutiara Somasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ini Penyebabnya

- Pewarta

Kamis, 6 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bibir pantai di Perumahan Pantai Mutiara diurug untuk pembangunan gedung Indonesia Navy Club milik pengusaha RBT, padahal kawasan itu adalah zona terbuka biru bibir pantai Perumahan Pantai Mutiara, Jakarta Utara. /Dok
Ferry Edyanto

Bibir pantai di Perumahan Pantai Mutiara diurug untuk pembangunan gedung Indonesia Navy Club milik pengusaha RBT, padahal kawasan itu adalah zona terbuka biru bibir pantai Perumahan Pantai Mutiara, Jakarta Utara. /Dok Ferry Edyanto

Bersama warga lainnya, H. Sutrisno mengaku akan berjuang bersama-sama untuk menegakkan aturan disepanjang bibir pantai Perumahan Pantai Mutiara.

Termasuk menggugat Gubernur Anies Baswedan jika abai dan membiarkan adanya pembangunan fisik infrastruktur disepanjang bibir pantai tepi laut Perumahan Pantai Mutiara tersebut terus berjalan.

H. Sutrisno yang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang berpengaruh di Perumahan Pantai Mutiara, menyebut reklamasi di lahan pembangunan gedung Indonesia Navy Club tanpa ada sepotong izin apapun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antaranya tanpa adanya analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) pada  bangunan fisik uang berdiri 5 lantai tersebut.

“Kan, aneh, reklamasi tanpa sepotong izin apapun, dan membangun 5 lantai seluas 5000 meter X 4 lantai tanpa dilengkapi IMB. Ini sudah sangat menyalahi aturan, jangan hanya dekat dengan gubernur tapi semua aturan dilanggar,” ujar H Sutrisno.

Dalam somasinya, Andy Mulia Siregar, SH meminta Gubernur DKI Anies Baswedan melakukan pembongkaran bangunan, penghentian dan penutupan lokasi proyek.

Pembangunan/rekiamasi tidak berizin, yang dinilai telah melanggar Perda DKI No. 1 Tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi (PZ). 

Berita Terkait

Isu Lama Terangkat Ulang: Status Hukum Agusrin Diduga Sudah SP3 Sejak Lama
PROPAMI Care Pastikan Kehadiran Nyata dalam Pemulihan Pascabencana
Rumah Nyaman dan Senyap Berkat Isian POLYSTYRENE – Lihat Demo Langsung Pintu Kodai di MEGABUILD Indonesia 2025!
RUA RUALB PROPAMI 2024: Perubahan AD dan Evaluasi Kinerja Pengurus Jadi Fokus dalam Rapat di Ancol
Kang Ade dan Jo Project POP Hadirkan Sentuhan Humanis di Bimbingan Teknis ASN Disnaker Indramayu!
Harmonisasi Kebijakan Sertifikasi: LSP KPK dan BNSP Tingkatkan Kerja Sama Kompetensi Profesional
Usai Tegur 5 Orang yang Mencurigakan, Pria di Tambora, Jakarta Barat Malah Jadi Korban Pembacokan
Business Matching Jakarta: BNSP dan TOYO Work Group Jepang Fokus pada Sertifikasi Kompetensi Pekerja Migran

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 23:57 WIB

Isu Lama Terangkat Ulang: Status Hukum Agusrin Diduga Sudah SP3 Sejak Lama

Senin, 19 Mei 2025 - 13:07 WIB

PROPAMI Care Pastikan Kehadiran Nyata dalam Pemulihan Pascabencana

Senin, 21 April 2025 - 16:12 WIB

Rumah Nyaman dan Senyap Berkat Isian POLYSTYRENE – Lihat Demo Langsung Pintu Kodai di MEGABUILD Indonesia 2025!

Jumat, 27 September 2024 - 16:22 WIB

RUA RUALB PROPAMI 2024: Perubahan AD dan Evaluasi Kinerja Pengurus Jadi Fokus dalam Rapat di Ancol

Senin, 23 September 2024 - 16:35 WIB

Kang Ade dan Jo Project POP Hadirkan Sentuhan Humanis di Bimbingan Teknis ASN Disnaker Indramayu!

Berita Terbaru

Pers Rilis

DuPont Luncurkan Tyvek® APX™ di Pasar ASEAN

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:41 WIB

Pers Rilis

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:08 WIB