APAKABAR NEWS – Ketua Relawan Gerakan Indonesia untuk Jokowi (GiJOW), Ates Pasaribu meminta Jaksa Agung, ST Burhanuddin, bersih-bersih aparat penegak hukum.
Jaksa Agung diminta lebih tegas menindak aparat Kejaksaan yang masih nakal dan tidak bersungguh-sungguh dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
“Jaksa Agung perlu segera ‘bersih-bersih’ pejabat atau aparat Kejaksaan yang terindikasi tidak patuh dan tidak punya komitmen terhadap pemberantasan korupsi,” kata Ates di Jakarta, Senin, 11 Nomber 2021.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ates mengungkapkan, tindakan tegas atau ‘punishment’ diperlukan agar seluruh insan Kejaksaan solid dan punya visi yang sama.
Menurutnya, jika ada pejabat atau aparat Kejaksaan yang terindikasi melakukan tindak korupsi dan tidak patuh dengan arahan presiden, maka Jaksa Agung harus segera memecat pejabat tersebut.
“Sementara itu, bagi pejabat dan aparat Kejaksaan yang telah berkinerja baik, Jaksa Agung perlu memberikan ‘reward’ yang setimpal,” ujarnya.
Terkait munculnya isu pribadi yang mengarah kepada Jaksa Agung, Ates melihat ada muatan politis dari pola serangan terhadap pribadi Jaksa Agung.
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








