Menurutnya, semua upaya itu adalah bagian terencana yang sistemik dari kalangan internal guna melengsengserkan JA.
“GiJow minta JA segera bersihkan internal dari kepentingan pihak luar,” tegas Ates.
Ates minta Jaksa Agung ST Burhanuddin tetap fokus pada penegakan hukum dan tidak terganggu dengan upaya pihak-pihak yang sedang melancarkan serangan melalui menyebarkan berita bohong dan pembunuhan karakter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta Bapak Jaksa Agung untuk tetap fokus pada agenda penegakan hukum sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden Jokowi,” pungkas Ates.* (Apakabarnews.com/Wido)








