Dilema antara kesehatan atau ekonomi nasional tidak boleh lagi menjadi pilihan. Keduanya mesti dipertimbangkan secara cermat dan tepat agar berjalan secara damai dan sinergis.
Demikian, seperti dikutip media online ini dari laman resmi DPR RI.
Pentingnya kebijakan sikap berdamai dan sinergis antara dua komponen pertimbangan tadi, kesehatan dan ekonomi, saat ini benar-benar dan sangat-ditunggu masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Satu sisi, kebijakan dan program yang dibuat memang dimaksudkan untuk menekan angka penyebaran Covid. Tapi di sisi lain, kebijakan dan program tersebut mesti disertai solusi dan jaring pengaman praktis untuk masyarakat.
“Saya sangat berharap, kebijakan dan progam yang dibuat tidak berbenturan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat untuk tetap hidup aman dan nyaman. Sebab, suasana hidup yang relatif tidak aman dan nyaman hanya akan menimbulkan gangguan-gangguan psikis sosial dan personal dari setiap individu masyarakat. Sebab, saat psikis terganggu, kesehatan dan imunitas tubuh yang bakal terserang dan menjadi lemah.”
“Ujung-ujungnya, saat imunitas tubuh lemah, serangan dan paparan virus Covid menjadi sangat mudah masuk, bahkan bisa jadi jauh lebih berbahaya daya rusaknya,” urainya.
Pemerintah, sambung Anggota Komisi III DPR RI ini, harus menciptakan koordinasi yang baik dengan daerah. Di lapangan, pemerintah daerahlah yang membantu masyarakat mengharap wabah corona ini. Untuk itu, pusat mesti banyak mendengar keluhan daerah dalam menghadapi pandemi.
Baca Juga:
Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








