DPR Minta Realokasi Anggaran Kementan 2021 Berorientasi Pemulihan Ekonomi

  • Whatsapp
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi. /Dok. dpr.go.id.

APAKABAR NEWS – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyatakan, refocusing kegiatan dan realokasi anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021 harus berorientasi pada pemulihan ekonomi dan produksi pangan pascapandemi COVID-19.

Ini menjadi penting karena untuk menjaga ketahanan pangan dalam negeri, dan tidak kontra produktif dalam upaya meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan secara keseluruhan.

Read More

“Ini yang tidak boleh luput dan harus memperhatikan masalah pemulihan ekonomi petani serta produksi pangan pasca-COVID-19,” ujar Dedi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI dengan Sekretaris Jenderal Kementan, Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen Hortikultura, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa 2 Februari 2021.

Di sisi lain, politisi Fraksi Partai Golkar ini menyoroti soal program food estate yang kini masih berlanjut. Baginya, program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo ini perlu dikaji secara komprehensif karena program ini menyerap anggaran cukup besar sekaligus berisiko tinggi, apalagi Indonesia kini sedang menghadapi pandemi.

“Alokasi anggaran food estate ini besar, maka perlu diberi perhatian besar pula. Oleh karena itu, kami perlu mendapatkan kajian komprehensif terlebih dahulu.”

“Ini adalah pilot project pengelolaan pertanian yang menjadi hulu bagi pengembangan pertanian di provinsi lainnya,” terang legislator dapil Jawa Barat VII itu.

Ia berujar jangan sampai permasalahan program baru muncul setelah masa jabatan selesai.

Related posts