Pemerintah Nyatakan Jamin Ketersediaan Produk Ternak di Masa Pandemi

- Pewarta

Kamis, 11 Februari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Ilustrasi Ternak ayam. /Pixels.com/Alexas Fotos

Ilustrasi Ternak ayam. /Pixels.com/Alexas Fotos

Sementara untuk tahun 2021 konsumsi telur ayam ras nasional diperkirakan sebesar 18,61 kg/kapita/tahun sehingga kebutuhannya mencapai 5,07 juta ton, dengan produksi sebanyak 5,10 juta ton maka masih terdapat surplus sebesar 32,26 ribu ton.

Program Sikomandan

Lebih lanjut, Fini menerangkan, stabilisasi harga juga dilakukan dengan menerapkan program Sikomandan. Sikomandan dilaksanakan untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak melalui optimalisasi reproduksi ternak sapi/kerbau.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada periode tahun 2019 sampai 2020 telah lahir sebanyak 4,13 juta ekor anakan sapi/kerbau dengan nilai setara Rp24,78 triliun (asumsi harga sapi lepas sapih Rp 6 juta per ekor) dengan anggaran yang dikeluarkan hanya sebesar Rp 652,39 miliar.

Selain melaksanakan Program Sikomandan, untuk mencapai proporsi penyediaan daging sapi/kerbau dalam negeri sebesar 70% pada tahun 2024 maka perlu dilakukan upaya-upaya akselerasi peningkatan populasi dan produksi. Salah satu solusinya dengan menambah indukan sapi/kerbau dalam negeri melalui impor indukan.

Berdasarkan hasil simulasi dan parameter teknis, maka untuk mencapai kondisi tersebut perlu dilakukan impor indukan sapi sebanyak 2 juta ekor secara bertahap pada tahun 2021 hingga 2023. Potensi impor indukan tersebut berasal dari Mexico, Australia, Spanyol, USA, dan New Zealand.

Peningkatan populasi dan produksi daging sapi/kerbau melalui impor indukan ini juga diharapkan bisa menambah nilai ekonomi dari komoditas sapi/kerbau sebesar Rp61,7 triliun dan penyerapan tenaga kerja sebesar 26,9 juta orang pada periode tahun 2020 sampai 2024.

Berita Terkait

PAAI Desak Kepastian Hukum Pajak Agen Asuransi, Bagaimana Dampaknya terhadap Kesejahteraan Profesi?
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Diskusi Panel PROPAMI Bahas IPO, UMKM, dan Industri Keuangan
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03 WIB

PAAI Desak Kepastian Hukum Pajak Agen Asuransi, Bagaimana Dampaknya terhadap Kesejahteraan Profesi?

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:25 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:59 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:33 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Sabtu, 26 September 2026 - 22:11 WIB

Diskusi Panel PROPAMI Bahas IPO, UMKM, dan Industri Keuangan

Berita Terbaru