10 persen menguasai 70 persen kekayaan negeri ini. Sisanya yang tinggal 30 persen kekayaan negara dinikmati oleh 90 persen rakyat Indonesia. Termasuk mereka yang hidup pas-pasan dan orang miskin perkotaan ikut berebut di dalamnya.
Indonesia menjadi negara urutan ke-4 soal kesenjangan, setelah Rusia, India dan Thailand. Kapan urutan ini berubah? Sila kelima dimana alokasinya?
Di daerah terpencil, banyak penduduk masih makan tiwul, nasi aking, ubi-ubian. Entah kemana larinya beras impor itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di pinggiran gedung-gedung tinggi, masih banyak tuna wisma yang berkeliaran. Children on/of the road gak jelas nasib masa depannya.
Anak-anak punk berkeliaran tanpa tempat tinggal. Para pemulung setiap hari berebut botol plastik dan kardus bekas.
Lalu, dimana keadilan sosial bagi “seluruh” rakyat Indonesia? Kata “seluruh” perlu tanda kutip. Karena prakteknya masih jauh dari yang diperdebatkan.
Lanjutkan debat kalian soal hari lahir pancasila, tapi satu yang perlu dipikirkan: “pancasila lahir untuk siapa?”
Baca Juga:
XCMG Luncurkan Ring Crane 14.000 Ton Pertama di Dunia, Inovasi Baru dalam Ultra-Heavy Lifting
JULIEN’S AUCTIONS MENGUMUMKAN “KAIJU KING: KOLEKSI WARISAN SOMPOTE SANDS”
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






