Apakah untuk mereka yang menggunakannya sebagai slogan kampanye: “aku pancasila”.
Atau untuk mereka yang senang membangun narasi permusuhan: “kamu tidak pancasilais”.
Atau untuk pegawai KPK yang ikut Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): “pilih pancasila atau al-Qur’an?”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pancasila bukan untuk diperingati dan diperdebatan. Juga bukan sekedar untuk bahan Tes Wawasan Kebangsaan. Tapi pancasila lahir untuk direalisasikan. Titik!
Oleh: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa






