Sinergi Habib Rizieq dan Gatot Nurmantyo Bisa Jadi Oposisi Reborn

- Pewarta

Minggu, 22 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin dan Pendiri Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab. /Instagram.com/@dioanugrahsaputra

Pemimpin dan Pendiri Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab. /Instagram.com/@dioanugrahsaputra

Demokrasi dipandang cuma memfasilitasi segelintir orang (oligarki) dalam mengakses kekuasaan. HRS diharapkan bisa menyuarakan ketidakadilan di masyarakat dan penyambung lidah umat yang terpinggirkan.

Tak heran jika mantan Wapres Jusuf Kalla turut mengomentari bahwa fenomena HRS terjadi karena ada kekosongan kepemimpinan di Indonesia dalam menyerap aspirasi masyarakat luas.

HRS mungkin populer dan punya pengaruh, tetapi itu mungkin terlihat hanya di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum tentu pengaruh HRS sekuat Kyai tradisional NU di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura, sampai ke pelosok pedesaan terpencil.

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern di Indonesia juga punya pengikut yang lebih besar dari pada FPI. Tetapi saat ini HRS menjadi idola karena tak ada tokoh seperti dirinya yang lantang memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Hal ini sebenarnya juga konsekuensi alamiah dari demokrasi itu sendiri. Dalam negara demokrasi, tokoh yang dianggap bisa menjadi oposisi pasti akan punya pengaruh dan pengikut untuk menjadi penyeimbang (balancer) bagi pemerintah.

Bisa diprediksi bahwa sosok HRS dan massa pengikutnya akan diperebutkan oleh sejumlah partai politik, terutama yang berbasis massa Islam untuk mendulang suara dalam kontestasi pemilu 2024 sebagai vote getter.

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan
Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional
KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat
Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Belum Genap Setahun Menjabat Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan, Ini Alasannya
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:39 WIB

KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:18 WIB

Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:44 WIB

Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I

Berita Terbaru