Politik itu memang sebuah kontes adu drama dan perang narasi antara pemerintah dan oposisi. Bagaimanapun komunikasi publik yang smart dan santun lebih banyak menuai simpati publik, daripada sebaliknya.
Tetapi kekuasaan yang selalu membela kepentingannya sendiri, senantiasa melahirkan oposisi.
Oleh: Igor Dirgantara, Dosen Fisip Universitas Jayabaya, Director Survey & Polling Indonesia (SPIN)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT






