Jumlah Limbah Medis, Mencapai Hampir 1663 Ton, Apa yang Harus Dilakukan

- Pewarta

Jumat, 26 Februari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Limbah Medis. /Dok. jabarprov.go.id

Limbah Medis. /Dok. jabarprov.go.id

Insinerator Penting Untuk Tangani Limbah Medis

Limbah dan sampah medis memerlukan penanganan khusus, mengingat dapat menyebarkan penyakit dan mencemarkan lingkungan. Salah satunya seperti yang dikatakan oleh Rosa Vivien Ratnawati, yaitu melalui proses pembakaran dengan mesin insinerator, dengan suhu 800 derajat Celsius.

Proses pembakarannya pun terkontrol dan tidak mengganggu lingkungan.
Sayangnya, dari sekitar 2000 rumah sakit di seluruh Indonesia, hanya terdapat 119 insinerator yang berizin resmi. Hal ini dikarenakan banyaknya rumah sakit yang mengurus izin melalui jalur yang tidak seharusnya, melalui calo atau konsultan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kalau calo atau konsultan-lah ya, itu dia ngurus izin misalnya ke tempat pelayanan terpadunya KLHK, itu kalau kurang administrasi dan sebagainya, terus dia bawa pulang enggak diurus lagi, enggak dilengkapi. Nah, mereka akan klaim statusnya ada di tempat saya,” tegasnya.

Insinerator sangatlah penting dimiliki oleh fasilitas kesehatan, sebagai cara untuk menangani limbah dan sampah medis, karena sudah memiliki standar kualitas medis yang diperlukan dan selalu di cek secara berkala.

“Insinerator sendiri itu juga sudah ada standar kualitas medisnya, pokoknya selalu di cek secara berkala. Jadi, inilah yang membuat apabila, misalnya ada virus-virus, atau bakteri yang terdapat dalam alat medis tersebut atau misalnya masker, dia akan hangus atau akan habis.”

“Jadi benar-benar dibikin sedemikian rupa, hingga dia tidak ada mengandung virus-virus dan bakteri yang berbahaya,” jelas dr. Denita.

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional
6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:04 WIB

UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Berita Terbaru

dok paypal

Bisnis

Jasa Top Up PayPal: Cara Beli Saldo PayPal dengan Praktis

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:59 WIB

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB