Jumlah Limbah Medis, Mencapai Hampir 1663 Ton, Apa yang Harus Dilakukan

- Pewarta

Jumat, 26 Februari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Limbah Medis. /Dok. jabarprov.go.id

Limbah Medis. /Dok. jabarprov.go.id

Yang juga menjadi permasalahan adalah limbah dan sampah medis yang berasal dari rumah tangga, yang dibuang tercampur dengan sampah harian. Perlu diketahui bahwa membakar sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang (UU) No 18 Tahun 2018 tentang “Pengelolaan Sampah.”

Maka dari itu, dr. Denita menganjurkan masyarakat agar membuang limbah dan sampah medis ini di tempat yang benar, seperti di puskesmas. 

“Kalau di Indonesia sendiri, puskesmas itu bisa menyalurkan sampah medis atau sampah masker. Ada juga saran di mana, agar tidak didaur ulang, maskernya dipotong-potong.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi digunting, baru dibuang. Kalau kita buang sampahnya ke puskesmas atau pusat kesehatan, mereka punya fasilitas yang sesuai untuk membuang sampah tersebut.”

Sampah Belanja Online Meningkat

Tidak hanya limbah dan sampah medis, kegiatan dalam era kelaziman baru yang lebih banyak dilakukan di rumah, ternyata juga meningkatkan belanja online.

Hasil riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menunjukkan peningkatan frekuensi belanja online yang naik menjadi 1-10 kali dari 1-5 kali per bulan.

Berita Terkait

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Berita Terbaru